Yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Opel Blazer

Untuk mengetahui hal yang penting tentang opel blazer, dan pertanyaan yang sering ditemukan adalah sebagai berikut:

1. Berapa kapasitas mesin Blazer?

Mesin berkapasitas 2.200 cc dengan jenis mesin terbagi menjadi dua pilihan, mesin blazer DOHC atau SOHC.

2. Berapa tekanan oli Opel Blazer?

tekanan oli opel blazerTekanan standarnya adalah 250 kpa. Lebih tinggi, lebih baik. Menandakan pompa oli / oil pump blazer masih bekerja dengan baik. Kurang sedikit dari 250 kpa tidak masalah, asal jangan sampai menyentuh daerah red zone pada indikator oli di dahsboard.

3. Ukuran oli mesin mobil opel blazer.

Volumenya menghabiskan 4 liter, sebaiknya isi 3,8 L. Jenis oli yang sering saya pakai denga jenis sae 20w-50.

4. Jenis bahan bakar Opel Blazer.

jenis bbm opel blazerAdalah BBM berjenis bensin yang bisa dipakai jenis premium. Jikalau anggaran terbatas untuk membeli BBM, diisi dengan jenis premium, tak masalah, tak ada efek samping. Ada beberapa mekanik spesialis opel blazer yang menyarankan lebih baik mengisi minyak opel blazer dengan jenis pertalite dari pada mengisi dengan jenis pertamaz atau pertamax turbo.

Alasan yang saya dapatkan dari mekanik adalah, besaran index kompresi pada ruang bakar mesin blazer  adalah 9,5 : 1. Nah ini lebih cocok untuk pertile, bila diberikan bbm jenis pertamax turbo, maka peningkatan performa mesin tidak begitu besar bila dibandingkan dengan dana yang dikeluarkan untuk membeli pertamax turbo.

Artinya blazer bisa diberikan premium, sangat ideal bila diberikan pertalite, namun tidak sepadan (rupiah) yang dikeluarkan bila diisi dengan pertamax  turbo alias not worthed.

touring opel blazer

5. Kapasitas tangki bahan bakar opel blazer

Total kapasitas 72 liter atau dalam satuan lainnya rata rata approximately 19 gallons.

6. Ukuran velg opel blazer standar 75 R15

7. Ukuran aki untuk opel blazer. Saya lebih memilih untuk menggunakan aki jenis 60 Ampere. Ini bertujuan agar tahan lama dan pada saat starter, mesin langsung hidup.

8. Tipe Opel blazer terbaik.

SUV opel blazer vortecOpel Blazer Vortec. Tipe ini berkapasitas mesin 4.300 cc matic, four whiles drive atau 4×4. Bagi vortec yang dibeli dari mobil lelang kedubes AS, telah dilengkapi dengan kaca anti peluru (sungguh menggiurkan bukan?). Pakai mesin kapasitas 4.300 cc pada opel blazer, yakin deh bawa tank baja serasa sedan. 😀

Kelemahan Opel Blazer Montera 2002

Yang ku rasakan setelah satu setengah tahun memiliki Mobil SUV Opel Blazer Montera tahun 2002 kelemahannya adalah :

interior opel blazer montera1. Interior dashboard jadul.

Yah wajar saja, mobil yang diproduksi pada tahun 2002 bila dibandingkan dengan mobil zaman sekarang tentu jauh beda. Interior panel pada dashboard serba manual dan old style.

2. AC hanya satu blower.

jalan jauh bersama blazerIni terjadi pada semua jenis opel blazer baik SOHC maupun DOHC, semuanya hanya memiliki single AC blower. Hal ini dirasakan kurang ketika bepergian jauh bersama keluarga. Untuk saya sendiri yang memiliki bakat rematik, saya suka mengecilkan suhu AC, ini yang membuat komplen penumpang belakang yang ingin AC distel suhu minimum.

Kalaulah saya mengalah dan menuruti keinginan penumpang di baris ke dua. Otomatis sekujur tubuh saya terutama kaki sangat menggigil.

3. Tidak ada kokpit.

Pemangkasan fitur pada interior montera SOHC akan terasa apabila kita sandingkan dengan opel blazer DOHC LT terutama dalam hal segi interior. Yang paling terasa perbedaannya adalah ketiadaan lampu kokpit pada kabin yang membuat suasana roof montera kosong melompog.

4. Fitur alaram pintu.

Ini juga salah satu fitur yang dipangkas pada montera. Jikalau pada opler blazer tipe DOHC LT terjadi kejadian pintu mobil tidak tertutup rapat sempurna, maka alarm berbunyi untuk mengingatkan driver agar mengecek pintu yang belum rapat. Nih fitur ini tidak ada pada montera saya.

pintu opel blazerAkibatnya banyak teman atau orang yang sering menegur dari luar mengatakan “pak pintunya belum ditutup rapat”. Walaupun secara fungsi keamanan pintu itu telah terkunci secara sempurna dari dalam, hanya saja secara estetik, orang yang melihat pintu dari luar merasa ada kejanggalan, dan musti diberi tahu. Konyol memang mobilku, hahaha.

Namun itu semua aku maklumi, karena aku mendapatkan mobil opel blazer montera ini dengan harga 27 juta saja dengan kondisi mesin sehat, pajak hidup, AC dingin berfungsi baik, cat masih bagus, dan pajak hidup dan panjang masa berlakunya.

20 Tips Memilih Opel Blazer yang Sehat

Cara memilih membeli mobil Opel Blazer yang sehat minim PR sangat mudah.

Perhatikan saja indikator yang ada pada dashboard mobil blazer. Indikator pada mobil ini terbilang lengkap pada zamannya.

dashboard opel blazer

Hal yang perlu diperhatikan ketika akan membeli mobil Opel Blazer:

rpm ople blazer1. Setelah 15 detik perhatikan RPM mobil. Blazer yang sehat, jarum RPM saat idle berada pada posisi 900 RPM / tidak sampai 1000 RPM.

2. Pada saat mobil pertama kali distarter, lihat lampu indikator yang ada di dashboard. Blazer yang sehat, seluruh lampu indikator tidak menyala, alias aman kecuali lampu indikator handbrake.
3. Tekanan oli yang baik pada saat mesin idle adalah minimal 250 kpa.

4. Suhu mobil pada saat idle perlu diperhatikan. Usahakan perhatikan indikator suhu naik perlahan berada maximal 80 derajat celcius pada kondisi idle.
5. Perhatikan besaran tegangan AKI pada indikator dashboard. Aki yang baik, ditandai jarum aki ada pada posisi 14 Volt pada saat idle.
6. Pada saat starter awal, mobil dalam kondisi prima adalah mobil yang di starter langsung nyala. Hindarilah mobil yang berulang kali distarter baru nyala.

mesin opel blazer7. Rasakan suara mesin yang halus, tidak begitu kasar atau keras masuk kedalam kabin mobil Blazer. Mobil Blazer yang sehat, suara yang masuk dalam kondisi idle adalah suara fan / kipas angin yang berada pada ruang mesin.
8. Letakkan telapak tangan pada kisi-kisi AC. AC yang baik akan terasa dingin di telapak tangan, meskipun pada saat suhu lingkungan sekitar sedang panas, meskipun mobi baru dalam keadaan dihidupkan.

9. Rasakan aroma dalam kabin. Apakah terasa atau tercium bau bahan bakar bensin atau tidak. Pastikan tidak ada bau aroma bensin dalam kabin mobil.
10. Beranjak ke luar mobil. Perhatikan knalpot, apakah asap putih ngebul atau tidak. Mobil yang baik, tidak mengeluarkan asap putih apalagi pekat.
11. Bukalah kap mesin pada saat mesin masih hidup. Perhatikan mesin utama, apakah bergunjang keras atau tidak. Mesin yang tidak berguncang menandakan karet engine mounting masih dalam keadaan baik.

12. Amati kipas angin pada ruang mesin. Ada dua fan. 1 kipas untuk AC dan 1 lagi untuk mesin. Pada saat ini kipas mobil hanya 1 yang hidup, karena AC telah dihidupkan dari tadi. Pantau indikator suhu pada dashboar mobil. Bila suhu telah mencapai 100 derajat celcius, lihat kipas fan pada ruang mesin. Pada saat ini kondisi kipas harus nyala kedua duanya. Bila tidak, berarti thermostat rusak.

perawatan opel blazer13. Amati lantai kolong mobil. Pastikan hanya air AC yang menetes di lantai. Tidak ada oli yang menetes dan tidak ada air radiator yang menetes juga.
14. Bawalah mobil berkeliling. Apakah ada bunyi “gluduk gluduk” atau tidak. Bila tidak ada bunyi, berarti kondisi kaki kaki mobil dalam keadaan baik.
15. Apakah mobil terasa pincang atau bergetar hebat pada ruang mesin? Jikalau iya, mobil harus turun mesin. Tentu ini membutuhkan biaya lumayan besar utk service.

16. Hal-hal kecil lainnya juga perlu diperhatikan yakni kondisi ban, gundul atau tidak.
17. Power window, central lock, berfungsi atau tidak.
18. Pajak dalam kondisi mati atau hidup.
19. Warna cat mobil kusam atau biasa.
20. Banyak goresan, penyot disekujur body blazer atau tidak.

Nah semakin banyak poin diatas yang tidak didapatkan, semakin layak dan berhak anda untuk menawar dengan harga yang lebih rendah. Untuk poin nomor 1 sampai 4 dan 10 mutlak harus terpenuhi.
Selamat berburu mobil impian. Blazer, mobil masa lalu bermanfaat masa mendatang.

perjalanan panjang bersama opel blazer

Kapan Waktu untuk Mengganti Timing Belt Opel Blazer?

Waktu yang tepat untuk mengganti timing belt Opel Blazer adalah:

SUV Opel Blazer

Untuk Opel Blazer DOHC sebaiknya diganti bila jarak tempuh telah mencapai 30.000 km. Sedangkan untuk Opel Blazer SOHC sebaiknya diganti bila jarak tempuh telah mencapai 60.000 km. Tentu ini sangat menguntungkan biaya perawatan bagi Blazer SOHC.

Apa bahaya yang ditimbulkan bila terlambat mengganti timing belt?

timing belt opel blazer

Bagi Blazer SOHC tidak memiliki efek samping yang besar jika tiba tiba ditengah jalan timing belt putus, hanya ganti seperti biasa. Namun jika timing belt putus pada blazer DOHC, kemudian karena ketidak tahuan pengemudi, dia memaksakan mobil untuk distarter ulang, ini akan menimbulkan efek negatif yang besar, yakni klep mesin akan bengkong. Untuk menggantinya lumaya mengeluarkan duit.

Tips bagi teman teman yang akan membeli mobil bekas Opel Blazer adalah, setelah meminang mobil SUV tersebut, disarankan lebih baik untuk langsung mengganti tali timing tanpa perlu repot repot untuk mencari tahu sudah berapa Km timing belt nya dipakai.

Jikalau teman teman menemukan adanya garis halus atau retak pada tali timing, tanpa perlu menunggu waktu batas km yang ditempuh, ada baiknya langsung diganti.

Jikalau telah mengganti timing belt yang baru, catatlah berapa km yang tertera pada dashboard mobil anda, tuliskan pada kap mesi blazer dengan angka yang jelas. Ini memudahkan mekanik untuk memantau kondisi timing belt mobil anda.

Mencegah lebih baik dari pada mengobati, sangat tepat untuk diaplikasikan bagi rekan rekan yang merawat si kebo tua Opel Blazer. Salam kumpul Kebo 🙂 .

Mesin Opel Blazer SOHC

Tenaga Opel Blazer Lemot Banget, Kenapa?

Mengapa Mobil Blazer mesin berkapasitas 2.200 cc terasa tidak bertenaga dan lemah?

suv opel blazer

Banyak yang mengatakan Blazer tidak bertenaga. Kalimat ini muncul kebanyakan dari orang yang belum pernah memiliki SUV amerika tersebut. Namun bagi pemilik Opel Blazer tentu mengeluarkan statement yang berbeda, biasanya kalimatnya lebih halus seperti “putaran bawah lambat”. 😀

Sedikit informasi tambahan, tidakkah teman teman pernah mencoba mengendarai Lux England’s SUV, Range Rover generasi pertama? Banyak yang memberi ulasan, bahwa Range Rover gen I 4000cc, tidak memberikan tenaga yang berlimbah, terkesan biasa saja dan sebagainya.

Kembali ke Blazer, apa yg menyebabkan Opel Blazer Montera terasa tak bertenaga, boyo dan lain-lain:

1. Usia Mobil Blazer tidak lagi muda. Rata – rata diatas 10 tahun.
2. Blazer yang hadir di Indonesia, adalah blazer downgrade spec yakni aslinya berkapasitas 4.300 cc atau lebih dikenal dengan nama Blazer vortec. Masuk ke Indonesia dengan kapasitas mesin 2.200 cc saja.
3. Bobot Blazer yang sangat berat, hampir mencapai 2 ton.

4. Karakteristik Opel Blazer lebih condong ke arah Cruize kenyamanan. Berbeda dengan sedan, lebih kearah race, hentakan pertama begitu melimpah bertenaga.
5. Pastikan tipe Blazer anda. Untuk Blazer Montera SOHC kurang beberapa daya kuda untuk tenaganya bila dibandingkan dengan Blazer DOHC.

6. Rasio gigi 1 dan 2 sangat berbeda jauh dengan gigi 3 dan 4. Ini salah satu yang menyebabkan tenaga pada putaran bawah Blazer lambat / kurang, namun pada putaran atas (gigi 3 dan 4) akan terasa cepat kencang dan stabil.

Stabil disebabkan bobot body yang berat dan suspensi yang lembut untuk melibas jalan berlobang dan bergelombang. Rasio gigi 1 dan 2 yang besar pada berguna untuk mempertahankan hidupnya mesin Blazer walaupun pada RPM yang sangat rendah sekali.

Solusi untuk meningkatkan performa Opel Blazer :

1. Adanya yang menggunakan stabilizer AKI, namun terkesan gimmick.
2. Untuk SOHC dapat mengganti thorttel body milik Blazer DOHC untuk meningkatkan kapasitas udara masuk ke ruang pembakaran.
3. Untuk SOHC juga dapat mengganti piston Opel Blazer DOHC untuk meningkatkan kompresi pada ruang pembakaran mesin.

4. Bagi yang suka oprek mesin, bisa juga mengganti mesin blazer 2.200 cc dengan mesin captiva bensin 2.400 cc. Penambahan tenaga akan terasa lebih besar dari pada cara nomor 1-3. Mesin captiva sangat cocok dengan dudukan pada ruang mesin Blazer, atau bersifat plug-in.
5. Bisa juga memakai turbo. Hal ini hanya bisa diaplikasikan pada SOHC saja, karena ideks kompresi ruang bakar masih rendah dibandingkan DOHC.

Untuk saya pribadi yang memiliki Opel Blazer Montera SOHC 2.200 cc. untuk meningkatkan performa, lebih memilih:

1. Peremajaan part enginge sesuai spesifikasi standart resmi. Misalkan, memilih busi dan memakai oli yang sesuai standart pabrik.
2. Mengganti kabel aki satu set.
3. Memastikan sirkulasi air radiator tidak bermasalah.

4. Rutin melakukan tune-up per 3 bulan.
5. Kondisi nozle yang prima.
6. Rutin mengganti oli sebelum mencapai 5000 km. Hal ini baru saya lakukan. Ruang mesin selalu terasa lebih lembut dan halus.

Ini semua saya lakukan mengingat:

1. Umur Blazer yang sudah tua.
2. Untuk dipakai sehari – hari. Mobil utama untuk daily drive.
3. Lebih mengutamakan kenyamanan, keamanan dari pada kebut kebutan.
3. Biaya yang sangat terjangkau.

Intinya mari bersifat rasional. Tidak mungkin bagi saya memilih mobil second, murah, sudah berumur, berbobot berat, type SUV gambot mengharapkan performa seperti hypercar bugatti veyron. It’s me and my Opel Blazer Montera 2002.

3 Mitos Opel Blazer yang Paling Ditakuti

Banyak anggapan di fikiran teman-teman yg kurang tepat tentang Opel Blazer. Ini wajar saja, karena banyak bertanya pada orang yang memang belum pernah langsung mengendarai Opel Blazer. Seringnya bertanya pada salah orang.

mitos opel blazer

Berikut ini beberapa anggapan orang tentang Opel Blazer:

1. Spare Part Susah.

Sebenarnya ini tidak lah lagi menjadi hambatan untuk memiliki mobil SUV Amerika. Salah satu hal yang memudahkan kita saat ini untuk memiliki dan merawat mobil yang jarang dimiliki banyak orang adalah, ketersediaan informasi yang berlimpah dari internet.

Tips mendapatkan spare part Opel Blazer dengan mudah:

a. Pesan online melalui market place besar Indonesia, seperti bukalapak, tokopedia. Banyak sekali seller yang menjual tidak hanya fast moving spare part Blazer namun juga slow moving juga tersedia. Baik spare part ori Opel Blazer, maupun yang non original juga banyak untuk menunjang kelangsungan hidup si kebo Blazer Montera SOHC.

b. Hunting online melalui komunitas Opel / Chevrolet Blazer di Facebook. Ada banyak komunitas yang menjual barang, mulai dari barang New original, Spare part non ori, maupun part kampakan atau copotan / kanibalisme blazer yang lain. Beberapa forum aktif di FB antara lain; forum jual/beli mobil opel/chevrolet blazer, pasar lapak chevrolet opel blazer, lapak opel/chevrolet blazer Indonesia dan masih banyak lagi lainnya.

c. Bergabung pada komunitas offline daerah setempat.
Hampir seluruh Ibukota dari setiap Provinsi di Indonesia telah memiliki klub blazer yang solid. Bergabung secara offline tidak hanya menambah teman, juga akan mudah mendapatkan part langsung cash and carry.

2. BBM Boros.

BBM opel blazer borosJikalau menuduh BBM Blazer wabil khusus Montera adalah mobil boros karena dibandingkan dengan mobil seperti Avanza, tentu tidak adil. Beda kapasitas mesin dan beda bobot mobil. Jika ingin membandingkan contoh dekatnya, silahkan compare dengan Inova.

Untuk pemakaian jarak jauh pergi-pulang luar kota, Khusus Blazer Montera SOHC lebih irit dibandingkan Inova, (ini adalah pengalaman pribadi saya). Kalaulah dibandingkan dengan Nissan Terrano, maka blazer jauh lebih hemat dengan menggunakan teknologi mesin Full Injection. Serius, mobil blazer asik dipakai untuk harian.

Apakah ada orang di sekitar anda memakai land cruiser untuk harian? Apakah ada orang di sekitar anda memakai cherokee untuk keperluan harian? Apakah ada di sekitar anda yang memakai Pajero CBU (not Pajero Sport) untuk setiap hari dipakaki? Namun saya Full Day memakai Opel Blazer Montera untuk keperluan harian.

Kenapa saya membandingkan Opel Blazer dengan cherokee, pajero dan land cruiser? Karena sama sama tipe SUV dan memiliki tahun pembuatan yang sama, yakni 2002. CMIIW.

3. Mobil Cepat Panas.

suhu opel blazer cepat panasDisaat berpengalaman menggunakan mobil Jepang, kemudian beralih ke Blazer, tentu akan terasa terkejut melihat indikator suhu menjapai 100 derajat celcius. FYI, karakter mesin Blazer, suhu ideal untuk melaksanakan pembakaran fuel adalah berkisar 80 derajat celcius – 102 derajat celcius.

Pabila lebih dari itu, thermostat akan memberikan respon ke sistem untuk mengkatifkan kipas mesin. Kipas mesin terus berputar hingga suhu 80 derajat. Jadi jangan takut blazer cepat panas. “Itu sudah kodratnya”. Selagi 2 buah kipas bekerja baik, thermostat OK dan water pump tidak bocor, sirkulasi air radiator lancar. Secara teknis, Insya Allah Blazer aman sentosa.

5 Keunggulan Kecil Opel Blazer yang ku Sukai

Ada beberapa hal kecil yang kusukai dari opel blazer yang menjadi keunggulan bagiku.

1. Rem ABS yang sopan banget.
Kenapa ku katakan sopan? Ketika pedal rem di injak dengan kekuatan yang normal, rem ABS mampu mencengkram cakram rem roda ban mobil blazer dengan lembut. Ini adalah sensasi yang menyenangkan dan menyamankan. Saya tidak pernah merasa terkejut akibat kuatnya cemkraman rem. Penumpangpun tidak akan merasa secara tiba – tiba badan terhempas kedepan.

2. Hembusan AC.
Adanya AC sangat penting bagiku. Namun ada pengalaman unik saat baru pertama kali mengendarai Blazer Montera ini. Disaat kita menghidupkan AC beberapa lama dalam perjalanan, kemudian timbul keinginan untuk mematikan AC. Disaat AC telah dimatikan, secara otomatis, sisa hawa dingin AC yang ada dihembuskan secara lembut ke arah kaki driver dan penumpang dibagian depan sampai habis. Durasi hembusan hawa dingin tersebut berkisar kurang lebih 3 – 4 menit. Hembusan lembut AC yang menerpa kaki ini menimbulkan sensasi unik yang sangat kusukai. Hal ini belum pernah kurasakan beberapa mobil buatan Jepang yang pernah ku kendarai.

3. Sentral lock.
Ada yang unik saat aku menekan tombol central lock door pada Opel Blazer. Disaat kita menekan tombol lock, baik untuk menutup maupun membuka, akan terdengar suara hentakan kecil seperti suara kokang senjata. Ini menambah kesan maskulin bagi pengendaranya. Bahasa sederhanyanya cowok banget. Tuas pembuka pintu bagian dalam juga unik bagiku, yakni terbuat dari besi padu yang keras. Ini memberikan kesan high quality materials.

4. Wiper.
Driver akan dimanjakan banyaknya pilihan kecepatan wiper untuk menyingkirkan air dari kaca. Aku menghitung ada 7 pilihan percepatan, mulai dari kecepatan temporer hingga kecepatan high speed dengan jeda pergerakan tuas wiper 0 detik. Sebagai perbandingan, untuk mobil Hi-Lux tipe terendah, hanya ada tiga pilihan percepatan; temporer, low and high speed. Untuk Avanza ada 4 percepatan; temporer, low, midel and high speed.

5. Tilt Steering
Walaupun SUV Montera ini jadul dan bahenol. Namun mobil ini telah memiliki fasilitas tilt steer. Sehingga posisi duduk yang nyaman bagi pengemudi dapat disesuaikan dengan tinggi rendahnya steer. Namun fasilitas telescopic steer pada SUV Opel Montera SOHC ku belum ada. So far, A nice car made in 2002 is good for me.

5 Alasan Kenapa Aku Memilih Opel Blazer

Sangat besar keinginanku untuk membeli mobil yang dapat membantuku dalam banyak hal dalam kehidupanku sehari – hari.
Beberapa pertimbangan yang membuatku mantap dan yakin memilih opel blazer, adalah:

1. Murah.
Alasan utama aku memilih suatu mobil adalah, harus cocok dengan kemampuan keuanganku. Tipe aku dalam membeli suatu hal adalah tidak ingin berhutang, termasuk membeli mobil. Agar murah membeli mobil, pastilah membeli mobil bekas, alias second car or used car. Alhamdulillah aku mendapatkan Opel Blazer seharga Rp. 27.000.000,-. Sungguh murah bukan?

2. Pengeluaran BBM terjangkau.
Salah satu pertimbanganku membeli opel blazer adalah, mobil ini mambu diberi minum bensin premium. Ya, aku masih sangat cinta dengan bahan bakar subsidi 🙂 Tentu, meskipun opel blazer telah mengusung teknologi full injection namun masih bisa menggunakan bahan bakar jenis premium. Insya Allah, selagi minumnya bensin premium, aku tidak ragu menggunakan SUV Blazer untuk pemakaian harian, masih sanggup aku usahakan pemenuhannya insya Allah.

3. Penampilan gak ketinggalan jaman.
Pada tahun 1996, masih jarang kita temukan mobil berpenampilan gambot bin bongsor. Namun sekarang ini menjadi tranding model mobil di Indonesia. Tentu dengan gaya mobil SUV buatan amerika ini, penampilan Opel atau Chevrolet Blazer ini masih belum ketinggalan zaman. Masih berani bersanding diparkiran hotel bersebelahan dengan SUV Jepang zaman now. Katakanlah Pajero Sport atau Fortuner. Gak malu – maluin kok, kalau jalan keliling di tengah kota. Hahahaha.

4. Nyaman
Kenyamanan tetap aku pertimbangkan dalam memilih mobil ini, walaupun ini adalah alasan nomor 4. Banyak sekali tanggapan positif dari para penumpang yang sama sekali jauh pemahamannya dalam dunia otomotif. Katakanlah ibu mertua dan ibu kandungku. Tanpa aku minta tanggapan, pada saat aku ajak berkeliling kota dengan menggunakan mobil SUV kece badai ini, mereka berkomentar positif penuh takjub. Ini yang membuatku semakin bangga memiliki situa bangka Opel Blazer Montera.
Mak, aku punya mobil kren mak. Hahaha. Anakmu sekarang dah jadi orang sukses mak. (hahaha lebay).

5. Keamanan.
Savety reason adalah alasan terakhirku mengapa memilih Opel Blazer SOHC ini. Ini adalah alasan terakhirku pada saat awal mengetahui dunia otomotif. Tapi semakin hari semakin lama, faktor keselamatan menjadi pertimbangan pertama dan utama dalam memilih mobil. Jangan asal murah namun mengorbankan peluang resiko nyawa. Aku ingin selamat dunia dan akhirat. Untuk dunia, aku ingin selamat salah satunya saat aku berkendara. Semoga Allah menyelamatkanku dan keluargaku dengan berikhtiar membeli mobil opel blazer yang notabenenya memiliki bamper depan dan belakang yang amat sangat keras, serta adanya ABS yang sangat lembut namun pakem dalam hal pengereman kendaraan. Masih ingat berita Pak Setnov dengan mobil F*rtun*r nya kan?

Dengan harga 27 juta rupiah akhirnya aku memiliki mobil tangguh, nyaman, aman (insya Allah), mampu ngebut dijalanan jelek dan keriting, mampu melesat ditikungan tajam tanpa khawatir mobil terbalik (insya Allah). Kebut-kebutan bersama Pajero Sport, Fortuner dan Land Cruiser di jalanan adalah suatu kebahagiaan yang tiada tara 😀 . Mobil tua butut bisa berfungsi tinggi menandingi mobil zaman now yang super mahal, yang entah kapan aku sanggup membelinya. 🙂

Orang kere ingin berlagak kece, itu adalah Aku dan Blazer Montera ku. Salam kece kere. 😉