Kapan Waktu untuk Mengganti Timing Belt Opel Blazer?

Waktu yang tepat untuk mengganti timing belt Opel Blazer adalah:

SUV Opel Blazer

Untuk Opel Blazer DOHC sebaiknya diganti bila jarak tempuh telah mencapai 30.000 km. Sedangkan untuk Opel Blazer SOHC sebaiknya diganti bila jarak tempuh telah mencapai 60.000 km. Tentu ini sangat menguntungkan biaya perawatan bagi Blazer SOHC.

Apa bahaya yang ditimbulkan bila terlambat mengganti timing belt?

timing belt opel blazer

Bagi Blazer SOHC tidak memiliki efek samping yang besar jika tiba tiba ditengah jalan timing belt putus, hanya ganti seperti biasa. Namun jika timing belt putus pada blazer DOHC, kemudian karena ketidak tahuan pengemudi, dia memaksakan mobil untuk distarter ulang, ini akan menimbulkan efek negatif yang besar, yakni klep mesin akan bengkong. Untuk menggantinya lumaya mengeluarkan duit.

Tips bagi teman teman yang akan membeli mobil bekas Opel Blazer adalah, setelah meminang mobil SUV tersebut, disarankan lebih baik untuk langsung mengganti tali timing tanpa perlu repot repot untuk mencari tahu sudah berapa Km timing belt nya dipakai.

Jikalau teman teman menemukan adanya garis halus atau retak pada tali timing, tanpa perlu menunggu waktu batas km yang ditempuh, ada baiknya langsung diganti.

Jikalau telah mengganti timing belt yang baru, catatlah berapa km yang tertera pada dashboard mobil anda, tuliskan pada kap mesi blazer dengan angka yang jelas. Ini memudahkan mekanik untuk memantau kondisi timing belt mobil anda.

Mencegah lebih baik dari pada mengobati, sangat tepat untuk diaplikasikan bagi rekan rekan yang merawat si kebo tua Opel Blazer. Salam kumpul Kebo 🙂 .

Mesin Opel Blazer SOHC

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *